TOMOHON, Storyrakyat.com – DPRD Kota Tomohon menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan penjelasan Wali Kota Tomohon tentang Ranperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 dilaksanakan di Ruang Rapat kantor DPRD Kota Tomohon, Rabu (24/6/26).
rapat ini dihadiri oleh Wali Kota Caroll J. A Senduk S.H bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A Rumajar S.E., M.I.Kom., dipimpin oleh Ketua DPRD Ferdinand Mono Turang S.Sos didampingi Wakil Kerua Donald Pondaag dan Jefry Polii S.I.K.
Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan Ranperda pertanggung jawaban APBD merupakan amanat perundang undangan yang mewajibkan Kepala Daerah menyampaikan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran terakhir.
Ia menjelaskan, laporan pertanggung jawaban tersebut memuat laporan keuangan pemerintah daerah yang telah diaudit oleh BPK – RI perwakilan Sulut yang terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran (LRA), laporan perubahan saldo anggaran lebih (LPSAL), neraca, laporan oprasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK)
Berdasarkan laporan realisasi anggaran tahun 2025, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp 660,04 Miliar, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 64, 47 Miliar.
Pendapatan Transfer sebesar Rp 583, 39 Miliar dan lain – lain pendapatan yang sah sebesar 10, 16 Miliar. Sementara realisasi belanja dan transfer mencapai Rp 628, 12 Miliar. Pada komponen pembiayaan realisasi penerimaan pembiayaan anggaran sebesar Rp 9,37 Miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan Rp 20,55 Miliar, sehingga tercatat pembiayan Rp 20,55 Miliar, sehingga tercatat pembiayaan netto sebesar minus Rp 11,18 dan Sisa Lebih Pembiayaan anggaran (SiLpA) Tahun 2025 sebesar 20, 73 Miliar.
Ia juga menambahkan capaian PAD tahun 2025 mencapai 84,28% dari target yang ditetapkan dan mengalami peningkatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pendapatan dan inovasi pendapatan.
tambahnya, total aset pemerintah per tahun 2025 mencapai 1.71 Triliun yang dihapkan terus dioptimalkan mafaatnya dalam pembangunan daerah.
Selanjutnya pembahasan tentang tindak lanjut rekomendasi BPK, penguatan perencanaan pembangunan, efektivitas belanja daerah, penyelesaian piutang daerah, penyertaan modal kepada BUMD, upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat tak luput dari pembahasan dalam rapat paripurna.
Diakhir penyampaian, Wali Kota berterima kasih kepada seluruh fraksi yang telah menerima Ranperda untuk di bahas lebih lanjut.
Turut hadir dalam rapat Sekertaris daerah Kota Tomohon Edwin Roring, anggota DPRD yang hadir, perwakilan Polres Tomohon, Kodim 13302 Minahasa, perwakilan Kejari jajaran Pemkot Tomohon dan undangan lainnya. (Nov**-*)








