TOMOHON,Storyrakyat.com – Pemerintah Kota Tomohon melalui Wali Kota Tomohon Caroll J A Senduk SH., di dampingi Wakil Wali Kota Sendy G A Rumajar SE., MI.Kom., hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Kota Tomohin Tahun Anggaran 2027, dilaksanakan di ruang rapat kantor DPRD Kota Tomohon,Senin(10/8/26).
Rapat dipimpin oleh ketua DPRD Drs. Johny Runtuwene di dampingi Wakil ketua Donald Pondaag dan Jefry Polii SIK.
Rapat paripurna di awali dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kota Tomohon dan DPRD Kota Tomohon di saksikan oleh Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Tomohon, serta Wakil DPRD dan seluruh undangan yang hadir.
Mengawali sambutan, Wali Kota menyampaikan ungkapan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, atas bimbingannya sehingga semuanya boleh terkumpul dalam rapat ini.
Dikesempatan ini Wali Kota mengatakan, penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS Kota Tomohon 2027 merupakan tahapan yang penting dalam rangkaian proses penyusunan APBD tahun anggaran 2027, dimana kesepakatan ini mencerminkan adanya komitmen kesamaan persepsi serta sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam menentukan arah kebijakan memudahkan pengelolaan keuangan daerah.
lanjutnya, KUA dan PPAS bukan semata – mata merupakan dokumen administratif dan teknis penganggaran tetapi menjadi dokumen strategis untuk memastikan bahwa setiap sumber daya keuangan daerah diarahkan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel dan tepat sasaran serta memberikan manfaat yang sebesar – besarnya kepada masyarakat Kota Tomohon.
Penyusunan KUA dan PPAS tahun anggaran 2027 telah mempertimbangkan bebagai dinamika dan tantangan pembangunan baik pada tingkat nasional, regional maupun daerah. Perbaikan strategi seperti kondisi perekonomian, kapasitas dan kempuan fiskal daerah.
Arah kebijakan pemerintah pusat, kebijakan pembangunan provinsi Sulawesi utara serta prioritas pembangunan Kota Tomohon, menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan penganggaran daerah.
Wali Kota mengatakan, selain dengan hal tersebut penyusunan kebijakan penganggaran tahun anggaran 2027 diarahkan untuk mendukung tema pembangunan Kota Tomohon yaitu percepatan transformasi pembangunan inklusif melalui penguatan SDM, ekonomi daerah dan ketahanan lingkungan.
Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah Kota Tomohon untuk mempercepat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan tetapi juga memberikan pemerataan manfaat pembangunan, peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi daerah serta terjaganya kelestarian dan ketahanan lingkungan.
Berpedoman pada tema diatas maka, kebijakaan tahun anggaran 2027 diharapkan mampuh menjadi instrumen yang efektif dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta meletakkan fondasi Kota Tomohon yang inklusif, berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Dalam penyusunan APBD 2027, kita harus menyadari bahwa ruang fiskal daerah memiliki keterbatasan dan struktur pendapatan daerah masih membutuhkan dukungan yang kuat dari transfer pemerintah pusat, oleh karena itu optimalisasi pendapatan asli daerah menjadi salah satu agenda penting yang harus kita lakukan”, tuturnya.
Wali Kota menekankan, peningkatan PAD tidak boleh hanya dipakai sebagai upanya meningkatkan harga kepada lemah tetapi harus dilakukan melalui perbaikan kualitas pelayanan
Lanjutnya, optimalisasi pungutan pajak dan retribusi daerah, pemanfaatan akses daerah secara produktif, penguatan basis data wajib pajak dan wajib retribusi serta peningkatan kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha.
” Pada sesi belanja, kita harus selektif setiap operasi anggaran harus memperhatikan skala prioritas kewajiban pemerintah daerah, pemenuhan pelayanan dasar belanja, kebutuhan pembangunan infrastuktur serta berkelanjutan program – program prioritas daerah, termasuk pengelolaan belanja pegawai yang harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan, dengan memperhatikan kemapuan fiskal daerah dan ketentuan peraturan perundang – undangan. Kita harus memastikan bahwa struktur belanja daerah tetap memberikan ruang yang memadai bagi pembangunan dan pelayanan publik”, ucap Wali Kota.
kebijakan pembiayaan daerah harus dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati – hatian dan menjaga kesinambungan untuk medukung percepatan lembangunan daerah.
APBD tahun 2027 harus menjadi instrumen untuk mewujudkan Tomohon menjadi lebih berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Harapan Wali Kota agar program prioritas yang telah disepakati harus di kawal sejak awal perencanaan, penganganggaran pelaksanaan sampai dengan evaluasi.
“Kita tidak ingin penganggaran hanya tersah secara administrasi tetapi harus menghasilkan output dan aturan terukur. Dalam mewujudkan hal tersebut sinergi dan kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Kota Tomohon menjadi sangat penting, setiap tahapan pembahasan senantiasa dilandasi semangat keterbukaan, komunikasi dan saling menghargai dalam menjalani fungsi dan kewenangan masing – masing. Perbedaan pandangan, masukan dan dinamika yang muncul dalam proses pembahasan merupakan bagian tak terpisahkan dari proses demokrasi dan mekanisme penyelenggaraan pemerintah daerah.
Namun, di atas perbedaan tersebut kita memiliki tujuan dan tanggung jawab yang sama yaitu mamastikan setiap kebijakan anggaran daerah benar – benar dianggap untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Tomohon.
Ia juga berharap penandatanganan nota kesepakatan ini tidak berhenti sebagai sebuah konsep formal tetapi menjadi komitmen bersama untuk melaksanakan APBD tahun 2027 secara konsisten, bertanggung jawab, transparan dan berorientasi pada hasil. Wali Kota juga menyatakan pada kebijakan umum APBD dan prioritas tàhuan anggaran sementara tahun 2027 yang telah disepakati bersama, pemerintah Kota Tomohon akan melaksanakan penyusunan rencana kerja dan anggaran perangkat daerah berdasarkan ketentuan perundang – undangan sebagaimana rancangan APBD tahun 2027 yang akan di ajukan ke DPRD untuk di bahas bersama dan berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik.
menutup sambutan, Wali Kota menyampaikan terimakasih dan memberikan penghargaan setinggi – tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD khususnya kepada Badan anggaran DPRD yang telah melakukan pembahasan secara konstruktif terhadap rancangan KUA dan PPAS tahun 2027.
hadir dalam rapàt, perwakilan Kapolres Tomohon, perwakilan Koramil 1302 MinahasaPerwakilan kejari Tomohon, seluruh jajaran pemerintahan Kota tomohon dan undangan lainnya. (Nov**/*)












