Masuk Dalam KEN Gubernur YuLius Stevanus Harap TIFF Berkembang Dengan Megah Serta Menjadi Ikon Sulawesi Utara di Kancah Dunia

TOMOHON,Storyrakyat.com – Iven Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 berlangsung dengah meriah, dimana gelaran TIFF menampilkan hasil karya anak bangsa dengan memanfaatkan bunga – bunga lokal dari petani – petani bunga yang ada di Kota Tomohon.

Pada iven ini, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, didampingi istri tercinta hadir dan menyaksikan keindahan pawai bunga dan rĂ ngkaian kegiata TIFF lainnya laksanakan di komplex menara Alfa Omega Tomohon, (8/8/26).

TIFF adalah kebanggaan Kota Tomohon yang pelaksanaannya sangat di nantikan oleh masyarakat Kota Tomohon baik yang ada di Kota Tomohon maupun yang di luar Tomohon bahkan yang ada di negara luar.

Gubernur Yulius dalam sambutannya menyampiakan pujian dan syukur kepada Tuhan atas kasih dan anugerahnya sehingga semua boleh terkumpul dalam penyelenggaraan Tomohon Of Flower (TOF) pada Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyapa dan menyambut hangat para undangan yang terdiri dari para pejabat Kementerian, para Duta Besar, Konsul Jendral, Delegasi Negara Sahabat, Pejabat sipil TNI dan Polri serta para wisatawan asing maupun lokal.

Gubernur memberikan apresiasi yang besar kepada Pemerintah Kota Tomohon, panitia pelaksana dan seluruh elemen masyarakat yang turut serta dan bekerja keras sehingga acara ini terlaksana dengan baik.

Gubernur mengatakan, TIFF tahun ini adalah TIFF Ke – 14 dan ini merupakan momen istimewa dimana pelaksanaan TIFF masih konsisten berada dalam Kharisma Even Nasional (KEN).

“TIFF dikatakan istimewa karena setiap gelaran parade bunga dilaksanakan pada bulan agustus yang sarat dengan kebangsaan, dimana TIFF menyelaraskan suka cita bangsa Indonesia dengan menuju peringatan HUT RI ke – 81 dengan tema Berdaulat adil dan makmur”, ucap Gubernur.

Beliau menambahkan, bunga – bunga segar yang melimpah di Kota Tomohon menjadi wujud nyata kemakmuran alam, kreativitas masyarakat, serta kedaulatan karya anak bangsa di daerah yang turut berpartisipasi dalam memperkuat perekonomian Indonesia, serta mendukung pembangunan yang berkeadilan.

Lanjutnya, semangat kebersamaan ini tercermin secara utuh melalui tema “Colaboration of Spirit” dimana tema ini menekankan pentingnya sinergi yang melibatkan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku seni, sektor swasta, UMKM, hingga media.

“Dengan kerja sama ini, kita mengangkat semangat mapalus menjadi jembatan budaya yang menghubungkan tradisi lokal dan kancah internasiona”, ucapnya.

Gubernur menekankan bahwa komitmen ini menekankan semangat hijau unyuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan kelestarian ekosistem Kota Tomohon sebagai Kota Bunga juga sebagai produsen bunga utama di Sulawesi Utara.

Festival ini menjadi motor kebangkitan ekonomi kreatif masyarakat yang yang dirasakan langsungbileh seluruh lapisan masyarakat. Semangat gotong royong dalam TIFF ini berdampak nyata melalui swadaya 37 petani bunga lokal yang menyiapakan 355 ribu pohon krisan.

Kehadiran 35 fload ini terdiri dari 17 fload besar dan 18 fload kecil yang dioerkirakan menyerap 210 ribu pohon bunga segar dengan estimasi perputaran ekonomi mencapai lebih 840 juta Rupiah. Angka ini merupakan bukti nyata kolaborasi seni dan pariwisata memberikan dampak dimino langsung bagi peningkatan pendapan petani, perajin, dekorator, hingga sektir kuliner, perhotelan dan transportasi.

Gubernur berharap keberhasilan TIFF ini mampuh membawa dampak strategis terhadap pembangunan dan kemajuan Sulawesi Utara dan kemajuan pariwisata Indonesia.

Melalui festival ini, kita tidak hanya mempertontonkan dan keberagaman flora, tetapi membuka peluang investasi baru, mempromosikan potensi agrowisata wisata unggula dan mempererat persahabatan dan diplomasi antar negara.

” Besar harapan saya perhelatan TIFF ini dapat kita dukung bersama, kita dukung main event dan site event-nya, sehingga terus berlanjut bahkan dapat berkembang dengan megah serta senantiasa serta menjadi ikon kebanggan Kota tomohon, Sulawesi Utara dan kebanggaan nasional di kancah dunia”, harapnya.

Sambutan ditutup dengan pantun : Pola dekoratif perlu hiasan, keladi oval bisa dikreasikan, semoga TIFF selalu berkesan, menjadi festival yang dinanti – nantikan.

Hadir menyaksikan Festival jajaran menteri Merah Putih, Duta besar dan Konsul Jendaral dan perwakilan Negara Sahabat, para delegasi – delegasi negara pesertaTIFF, Ketua DPR -RI, para anggota DPR – RI, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Pimpinan dan anggita DPRD Sulut, Forkopimda Sulut, Ketua dan Wakil ketua TP – PKK Sulut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Forkopimda Kota tomohon, Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wali Kota , Para pejabat di lingkup Pemprov dan Kabupaten/kota se- Sulut. (Nov**/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *