SR, Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program strategis nasional di sektor ekonomi kerakyatan. Hal ini terlihat saat Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, SH, bersama Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, SE, M.I.Kom, menerima kunjungan Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Mayjen TNI Trenggono, di Kantor Wali Kota Tomohon, Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung kesiapan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kota Tomohon, yang merupakan bagian dari program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Caroll Senduk menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tomohon siap memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program tersebut. Menurutnya, pembentukan koperasi desa dan kelurahan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat paling dasar.
“Kota Tomohon mendukung program Bapak Presiden tentang program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ini sejalan dengan upaya kita memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput,” ujar Senduk.
Ia menilai, kehadiran koperasi yang berbasis gotong royong dan kekeluargaan dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Melalui pengelolaan yang partisipatif, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membuka peluang usaha baru bagi warga desa dan kelurahan.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Mayjen TNI Trenggono, menjelaskan bahwa kunjungannya ke Sulawesi Utara, khususnya Kota Tomohon, merupakan bagian dari agenda koordinasi sekaligus silaturahmi dengan pemerintah daerah.
Ia mengatakan, pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 yang mengamanatkan percepatan pembangunan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.
“Ini sesuai dengan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 yang harus segera dilaksanakan. Saya berharap pemerintah daerah segera menyiapkan lahan sesuai ketentuan dalam Inpres tersebut. Selanjutnya pihak PT Agrinas bersama TNI siap membangun. Pada intinya, lahan harus clean and clear,” jelas Trenggono.
Menurutnya, kesiapan lahan menjadi faktor penting agar proses pembangunan koperasi dapat berjalan cepat dan sesuai dengan target pemerintah pusat. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan TNI, diharapkan program ini dapat segera terealisasi di berbagai wilayah, termasuk di Tomohon.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Dandim 1302/Minahasa serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang ikut membahas berbagai aspek teknis terkait rencana pembangunan koperasi tersebut.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan sinergi berbagai pihak, Kota Tomohon diharapkan dapat menjadi salah satu daerah yang berhasil mengimplementasikan program Koperasi Merah Putih sebagai penguatan ekonomi berbasis masyarakat.






